Senin, 05 November 2007

2.1.Fasilitas dan Kernel FreeBSD

Kernel FreeBSD memiliki 4 fasilitas dasar: proses-proses, a filesystem, communications, dan system startup. Garis besar dari tiap 4 service dasar:

  1. Suatu proses dibentuk dr sebuah address space dg satu atau lebih threads control berjalan didalam proses tsb. Mekanis untuk pembentukan, pemberhentian dan kontrol proses lainnya dibahas berikutnya. System multiplexes memisahkan ruang-ruang virtual-address untuk tiap proses - management memory ini akan dibahas kemudian.

  2. User interface untuk filesystem dan devices adalah mirip - akan dibahas kemudian. Juga akan dibahas organisasi & manajemen dari devices dalam I/O subsystem. Filesystem mengadakan operasi-operasi untuk memanipulasi sekumpulan nama-nama file, yang diorganisasikan ke dalam bentuk hirarki directory .Filesystem harus menghimpun penyimpanan file-file dan direktori-direktori ini pada media fisikal seperti disk.

  3. Mekanisme Komunikasi pada sistem UNIX tradisional memasukan stream byte diantara proses-proses yang saling berhubungan, (lihat pd pipes, Bagian 11.1 ), dan notifikasi event pengecualian (lihat signals , Bagian 4.7 ). FreeBSD juga memiliki suatu fasilitas komunikasi antar proses yang umum. Fasilitas dijabarkan pd BAB 11 , menggunakan mekanisme akses yang membedakan dari pola-pola filesistem tersebut, tapi sekali suato koneksi diset, suatu proses dapat mengaksesnya lewat sebuah 'pipe'. Ada suatu kerangka kerja jaringan yang umum, hal tsb dijabarkan pd BAB 12 , hal tsb biasanya digunakan untuk landasan fasilitas IPC. BAB 13 menjabarkan implementasi jaringan khusus secara detail.

  4. Beberapa Sistem Operasi memiliki masalah operasional, spt bagaimana mereka mengawali pada saat mulai berjalan. Masalah startup dan operasional issues dijabarkan pd BAB 14 .

bagian 2.3 lewat bagian 2.14 memperkenalkan materi yang berkaitan dg BAB 3 lewat 14. Mendefinisikan point-point, menguji basic system calls, dan menggali sejarah pengembangan. Dan akhirnya kami memberikan alasan-alasan untuk keputusan-keputusan desain pokok.

Kernel

Kernel adalah bagian dari sistem yang berjalan dlm mode terlindungi [ protected mode ] dan menjembatani akses semua program user ke hardware (spt: CPU, keyboard, monitor, disks, network links] dan konstruksi-konstruksi d software [ spt: , filesystem, network protocols]. Kernel memberikan fasilitas sistem dasar; menciptakan dan mengatur proses-prose dan memberikan fungsi untuk mengakses fasilitas filesistem dan komunikasinya.Fungsi-fungsi tersebut, yang disebut pemanggil2 sistem [ system calls ], bagi proses-proses user nampak sebagai sub-bagian rutinitas pustaka [ library subroutines ] . hanya system calls interface dari proses-proses kpd fasilitas-fasilitas tersebut. Mekanisme lengkap dari system-call ada pd BAB 3 , sbg penjabaran bahwa beberapa mekanisme kernel tidak dijalankan sbg hasil langsung dr sebuah proses yang melakukan system call.

Sebuah kernel, pd sistem operasi tradisional, adalah suatu partikel kecil dari software yang memberikan fasilitas minimal yang diperlukan untuk implementasi tambahan service-service sistem operasi. Lewat banyaknya penelitian pada era 80-an, riset sistem operasi spt: Chorus [ Rozier et al., 1988 ], Mach [ Accetta et al., 1986 ], Tunis [ Ewens et al., 1985 ], dan V Kernel [ Cheriton, 1988 ]—mencoba u/ membuat pembagian fungsi ini ke dalam hal yang lebih dari sekedar suatu yang logik.Service-service spt: filesystems dan protokol-protokol networking diwujudkan sbg proses-proses aplikasi client dr inti kernel. Micro-kernels tersebut sebagian besar gagal karena proses transisi yang terlalu tinggi diantara proses-prose kernel tsb.

Kernel FreeBSD tidak dipartisi ke dalam banyak proses. Keputusan design dasar ini dibuat pd awal versi UNIX. Implementasi pertama oleh Ken Thompson, tidak memiliki pemetaan memori dan jadi dibuat tidak terdapat pembedaan antara use dan kernel space [ Ritchie, 1988 ]. Sebuah pesan melalui sistem sudah dapat diimplementasikan seaktual implementasi model kernel dan proses-proses user. Kernel monolitik dipilih karena kemudahan dan performance. Pada awalnya kernel hanya hal yg kecil; dg adanya penambahan fasilitas-fasilitas spt network kedalam kernel, makin menambah ukurannya, walaupun masih lebih kecil dari aplikasi-aplikasi yg berjalan diatasnya.

Para user biasanya berinteraksi dg sistem melalui intepreter bahasa perintah yang disebut "shell", atau via aplikasi tambahan. Program & perintah tersebut lebih dimplementasikan dg proses-proses dibandingkan sbg bagian dari kernel.

Bagian 2.3 dan 2.4 menjabarkan servis-servis yang ditawarkan oleh kernel FreeBSD dan memberi gambaran desain selanjutnya.

Tidak ada komentar: